Kuliah Tamu Internasional: Dr. Razitasham Safii Berbagi Pengetahuan tentang Pendekatan One Health dalam Pengelolaan Rabies

Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMPontianak) menyelenggarakan Kuliah Tamu Internasional dengan menghadirkan Dr. Razitasham Safii dari Faculty of Medicine and Health Sciences Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS). Dr. Razitasham Safii merupakan Visiting Professor dengan fokus pada One Health Approach in Rabies Management.

Materi Kuliah Tamu

Dr. Razitasham Safii memaparkan materi tentang “One Health Concept in Rabies”, dengan cakupan sebagai berikut:

  1. Definisi Rabies

Rabies adalah penyakit zoonosis virus akut yang menyerang sistem saraf pusat (SSP) dan hampir selalu berakibat fatal.

  1. Hewan Penular Rabies

Anjing adalah sumber utama penularan rabies pada manusia, namun hewan lain seperti kucing, kera, dan kelelawar juga dapat menularkan penyakit ini.

  1. Penularan Rabies

Rabies menular melalui gigitan hewan yang terinfeksi, kontak dengan air liur hewan yang terinfeksi, atau kontak dengan jaringan saraf hewan yang terinfeksi.

  1. Masa Tunas Rabies

Masa tunas rabies bervariasi, dari beberapa hari hingga beberapa bulan, dengan rata-rata 1-3 bulan.

  1. Tanda-tanda Rabies pada Hewan

Hewan menjadi agresif, mudah marah, dan gelisah.
Hewan mengalami kelumpuhan, kesulitan menelan, dan air liur berlebihan.

  1. Tanda-tanda Rabies pada Manusia

Demam, sakit kepala, dan kelemahan.
Kesemutan, gatal, dan rasa panas di sekitar bekas gigitan.
Kebingungan, halusinasi, dan kejang-kejang.
Kelumpuhan dan hydrophobia (ketakutan air).

  1. Dinamika Penularan Penyakit

Dr. Razitasham Safii menjelaskan dinamika penularan penyakit rabies dengan diagram yang menunjukkan reservoir (sumber) virus, cara penularan, dan host (inang) yang rentan.

  1. Distribusi Kasus Rabies di Kalimantan Barat

Dr. Razitasham Safii menunjukkan grafik dan peta yang menggambarkan distribusi kasus rabies pada manusia dan hewan di Kalimantan Barat dari tahun 2014 hingga 2020.

  1. Peningkatan Kasus Rabies di Kalimantan Barat

Dr. Razitasham Safii membahas faktor-faktor yang menyebabkan peningkatan kasus rabies di Kalimantan Barat, termasuk:
Lambatnya penangangan KLB Rabies.
Kurangnya kesadaran masyarakat.
Keterbatasan sarana dan prasarana.

  1. Cara Mencegah Rabies

Dr. Razitasham Safii menekankan pentingnya pencegahan rabies melalui:
Vaksinasi hewan peliharaan.
Menghindari kontak dengan hewan liar atau hewan yang menunjukkan gejala rabies.
Melapor ke dinas kesehatan jika menemukan hewan liar atau hewan yang menunjukkan gejala rabies.
Segera mencari pertolongan medis jika digigit hewan yang berpotensi rabies.
Diskusi Interaktif

Setelah pemaparan materi, sesi tanya jawab berlangsung dengan interaktif. Para peserta antusias untuk menggali lebih dalam tentang pendekatan One Health dan aplikasinya dalam pengelolaan rabies di Indonesia.

Penutup

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak, Ismael Saleh, S.K.M., M.Sc menyampaikan apresiasinya kepada Dr. Razitasham Safii atas kesediaannya berbagi pengetahuan dengan sivitas akademika UMPontianak.

“Kuliah tamu ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kita tentang pendekatan One Health dalam pengelolaan rabies. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan untuk membantu mengendalikan penyakit rabies di Indonesia,” kata Ismael Saleh, S.K.M., M.Sc.

Pelaksanaan Kuliah Tamu

Kuliah tamu ini diadakan secara hybrid, yaitu kombinasi antara luring dan daring. Peserta yang hadir secara luring mengikuti kegiatan di Aula Universitas Muhammadiyah Pontianak, sedangkan peserta daring mengikuti melalui platform Zoom Meeting.

Manfaat Kuliah Tamu

Kuliah tamu ini memberikan manfaat bagi para peserta, antara lain:

Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pendekatan One Health dalam pengelolaan rabies.
Memperoleh informasi terbaru tentang penelitian dan perkembangan terbaru dalam bidang rabies.
Memperluas jaringan dan menjalin hubungan dengan pakar rabies dari luar negeri.
Kesimpulan

Kuliah tamu internasional dengan Dr. Razitasham Safii merupakan kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pendekatan One Health dalam pengelolaan rabies. Diharapkan ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan untuk membantu mengendalikan penyakit rabies di Indonesia.

Balai Besar K3 Jakarta Berkunjung ke Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak untuk Membahas Kerja Sama

Pontianak, 24 Januari 2024 – Balai Besar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Jakarta berkunjung ke Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMMU) pada hari ini. Kunjungan ini bertujuan untuk membahas kerja sama dalam rangka meningkatkan kompetensi K3.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Balai Besar K3 Jakarta, rombongannya diterima oleh Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Marlenywati, S.Si., M.K.M, beserta jajarannya.

Dalam sambutannya, tim menyampaikan bahwa Balai Besar K3 Jakarta memiliki misi untuk memperluas jaringan kerjasama, terutama dengan kampus. Kerja sama ini penting dilakukan karena lulusan kampus akan ke perusahaan, sehingga perlu memiliki kompetensi yang memadai di bidang K3.

“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan bekal kepada mahasiswa fikes UM Pontianak agar setelah lulus tidak hanya memiliki ijazah saja, tetapi juga memiliki sertifikat kompetensi pendamping ijazahnya.

Tim juga menyampaikan bahwa Balai Besar K3 Jakarta memiliki berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan oleh FIKES UM Pontianak, antara lain:

Pelatihan K3
Uji kompetensi K3
Konsultasi K3
Penelitian dan pengembangan K3


Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak, Marlenywati, S.Si., M.K.M menyambut baik kunjungan Balai Besar K3 Jakarta. Menurutnya, kerja sama ini akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

“Kerja sama ini akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pelatihan dan sertifikasi K3 yang berkualitas. Selain itu, kerja sama ini juga akan memberikan kesempatan bagi dosen untuk melakukan penelitian dan pengembangan di bidang K3.

Pada kesempatan tersebut, kedua pihak membahas berbagai hal terkait kerja sama yang akan dilakukan. Namun, belum ada kesepakatan yang dicapai terkait bentuk kerja sama dan waktu pelaksanaannya.

Diharapkan, kerja sama antara Balai Besar K3 Jakarta dan Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak dapat segera terjalin dan dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, khususnya dalam meningkatkan kompetensi K3 di Kalimantan Barat.

Selengkapnya

Sambuatan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya di Kegiatan Pelepasan PBL Kesmas 1 2024

Di Wilayah Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya terdapat 9 Kecamtan, 21 Puskesmas, 1 Rumah sakit dan 123 Desa sekabupaten Kubu Raya. Sementara itu pada PBL 1 Kesehatan Masyarakat Tahun ini berlokasi di 17 Desa dan beliau menyampaikan masih terdapat banyak desa dan mengharapkan sinergritas antara Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak dan dInas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya terus Berlangsung.

ketika kita berbicara masalah gizi alhamdulilah penurunan angka stunting di kubu raya sangat signifikan sekali dari angka 2019 23 %. sekarang rekapan tahun 2023 kemaren 6,8 % dan di akhir tahun kemaren dinas kesehatan kabupaten kubu raya mendapatkan dana insentif piskal 6 Miliar rupiah. di 123 desa terdapat 501 posyandu di seluruh posyandu itu sudah ada antronometrinya. dari bantuan kementrian kesehatan ada 367 , di dinkes kubu raya ada 66 kemudian ada droping lagi dari kementrian kesehatan hibah sebanyak 66 unit/buah.

oleh karena itu posyandu ini relatifnya sering bertambah, dan saya sampaikan kepada kepala desa posyandu itu dari masyarakat untuk masyarakat. di kabupaten kubu raya kader posyandu itu dapat insentif yang pada tahun 2022 itu Rp 150.000 di kalikan jumlah posyandu di kalikan 12 bulan dan sekarang dinaikan menjadi Rp 200.000. saya menyambut baik sinergritas kita pada kegiatan PBL Kesehatan Masyarakat 1 ini. artinya kita bisa bersinergi untuk menyelesaikan maslah yang ada di masyarakat kita. perlu kami sampaikan terkait dengan kunjungan ke posyandu sampai saat ini berkisaran 82 %, artinya masih ada 18 % yang belum berkunjung.

Inovasi – inovasi di kabupaten kubu raya itu banyak sekali salah satunya yitu salju atau selasa jum’at.kegiatannya di laksanakan selasa dan jum’at dan itu sudah di fasilitasi yaitu memberikan di 21 puskesmas sepeda motor salju. setiap puskesmas ada pengelolanya ada sk nya, oleh karena itu asumsi salju itu siapa yang tidak berkunjung ke posyandu di kunjungi.

kesehatan adalah milik kita bersama, yang paling dominan berpengaruh adalah faktor perilaku, oleh sebab itu kami sebagai petugas kesehatan dari dinas kesehtan kabupaten kubu raya membawahi seluruh puskesmas yang ada di kabupaten kubu raya tidak akan berhenti memberikan pengetahuan kepada masyarakat. supaya masyarakat itu bisa mengimplementasikan bisa menerapkan. oleh karena itu peran kami adalah bagaimana menjaga orang yang sehat tetap sehat. dan oleh sebab itu kami memiliki petugas promosi kesehatan di 21 puskesmas sekabupaten kubu raya dan ini yang perlu kami maksimalkan, terkait dengan perubahan perilaku itu bukan hal yang mudah dan perlu kita evaluasi lagi dan lagi.

Siswa Sekolah Islam Muhammad Al-Fatih Belajar Kesehatan di Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak

Sekolah Islam Muhammad Al-Fatih Pontianak melakukan kunjungan ke Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak pada hari Kamis, 19 Januari 2024. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi tentang kesehatan kepada siswa-siswi Sekolah Islam Muhammad Al-Fatih.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang UPT Perpustakaan UMPONTIANAK dan Aula Utama UMPONTIANAK. Kegiatan sepenuhnya dilakukan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Program Studi Kesehatan Masyarakat serta Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (HIMAKESMAS).

Kegiatan dimulai dengan ice breaking untuk mencairkan suasana. Kemudian, dilanjutkan dengan materi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Materi tersebut disampaikan oleh Mahasiswa/i himakesmas Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan UMPONTIANAK.

Pada materi PHBS, siswa-siswi diajarkan cara mencuci tangan yang benar dan menyikat gigi yang benar. Siswa-siswi juga diajarkan tentang pentingnya menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Siswa-siswi Sekolah Islam Muhammad Al-Fatih merasa sangat antusias dan semangat mengikuti kegiatan tersebut.

Mereka aktif bertanya dan mengikuti materi yang disampaikan. Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Fakultas Ilmu Kesehatan dengan Sekolah Islam Muhammad Al-Fatih. Fakultas Ilmu Kesehatan UMPontianak berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran siswa-siswi tentang pentingnya kesehatan.

Pengumpulan Laporan Magang (PKM INSTITUSI) T.A 2023/2024

PENGUMUMAN

Kepada Yth.

Seluruh Mahasiswa Peserta Magang Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak
Perihal: Pengumpulan Laporan Magang

Dengan hormat,

Sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan magang mahasiswa prodi kesehatan masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak, maka dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:

Berikut adalah ketentuan pengumpulan laporan magang:

A.Jumlah laporan: 3 rangkap
B.Warna buku: Ungu Kesmas
C.Jilidan: diserahkan kepada panitia, DPF, dan instansi tempat magang


D.Format laporan:
a.Softcopy: file PDF dan Word (file TTD wajib di-scan dan disatukan pada file laporan)
b.Video/konten: boleh berisikan full video kegiatan magang dan boleh foto slide. Wajib ditambahkan narasi suara yang menjelaskan pengalaman magang

E.Konsekuensi apabila tidak mengumpulkan laporan pada waktu yang telah ditentukan:1.Nilai akhir menjadi TL (Tidak Lengkap)
2.Nilai yang tampil pada KHS adalah nilai sementara
3.Nilai akhir tampil pada rentang waktu 22 Januari – 25 Januari 2024
Demikian pengumuman ini disampaikan. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum wr.wb.

Pontianak, 16 Januari 2024

Panitia Magang Prodi Kesehatan Masyarakat

Fakultas Ilmu Kesehatan

Universitas Muhammadiyah Pontianak

PENGUMUMAN

Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak

Pontianak, 16 Januari 2024

Perihal: Jadwal Penting Semester Genap Tahun Akademik 2023/2024

Yth. Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak,

Sehubungan dengan persiapan pelaksanaan perkuliahan semester genap tahun akademik 2023/2024, dengan ini kami sampaikan jadwal penting sebagai berikut:

  1. Batas Akhir Pengajuan Perbaikan Nilai KHS

Batas akhir pengajuan perbaikan nilai KHS ke dosen pengampu mata kuliah adalah tanggal 2 Februari 2024. Hal ini dikarenakan batas akhir dosen untuk penyerahan DPNA pada tanggal tersebut.

  1. Her-Registrasi (Pembayaran Daftar Ulang Mahasiswa)

Her-registrasi (pembayaran daftar ulang mahasiswa) semester genap tahun akademik 2023/2024 akan dilaksanakan pada tanggal 5-16 Februari 2024. Pengisian KRS akan dilakukan setelah pembayaran daftar ulang.

  1. Kegiatan Konsultasi Ke Dosen Pembimbing Akademik, Pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) Serta Penyerahan KRS

Kegiatan konsultasi ke dosen pembimbing akademik, pengisian kartu rencana studi (KRS) serta penyerahan KRS akan dilaksanakan pada tanggal 12-29 Februari 2024. Mahasiswa diharapkan untuk melakukan konsultasi ke dosen pembimbing akademik untuk menentukan mata kuliah yang akan diambil pada semester genap tahun akademik 2023/2024.

  1. Batas Akhir Revisi KRS (Perubahan Mata Kuliah yang di imput pada akun KRS) dan Pengajuan Cuti Akademik

Batas akhir revisi KRS (perubahan mata kuliah yang di imput pada akun KRS) dan pengajuan cuti akademik adalah tanggal 29 Februari 2024.

  1. Awal Perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2023/2024

Awal perkuliahan semester genap tahun akademik 2023/2024 akan dilaksanakan pada tanggal 29 Februari 2024.

Demikian pengumuman ini disampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.