Jadi yang Pertama di Universitas Muhammadiyah Pontianak, Dua Mahasiswa Malaysia Timba Ilmu di Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak.

Muhammad Zulfahim (Kiri) Muhammad Fahmi Shah (Kanan)

Dua mahasiswa dari Fakulti Sain Kesihatan Universiti Teknologi Mara Puncak Alam Malaysia, Muhammad Fahmi Shah dan Muhammad Zulfahim, berkesempatan untuk menimba ilmu di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak (UM Pontianak). Keduanya merupakan mahasiswa jurusan Bachelor of Environmental Health and Safety atau Sarjana Kesehatan dan Keselamatan Lingkungan.

Fahmi dan Zulfahim mengaku sangat antusias mengikuti program kegiatan yang disediakan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak. Salah satunya adalah program studi lapangan ke instansi kesehatan seperti rumah sakit, laboratorium kesehatan, dan perusahaan yang ada di Kota Pontianak dan sekitarnya.

“Kami sangat senang bisa belajar langsung di lapangan. Kami bisa melihat dan mempelajari bagaimana penerapan ilmu kesehatan dan keselamatan lingkungan di dunia kerja,” kata Fahmi.

Selain itu, Fahmi dan Zulfahim juga sangat menikmati kegiatan di luar akademik. Mereka sering berwisata ke tempat-tempat ikonik di Kota Pontianak bersama teman-teman mahasiswa/mahasiswi Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak.

“Kami sangat senang bisa mengenal budaya Indonesia. Kami juga bisa belajar bahasa Indonesia dari teman-teman kami,” kata Zulfahim.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak, Ismael Saleh, S.K.M., M.Sc., mengatakan bahwa program pertukaran mahasiswa ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak.

“Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan Universiti Teknologi Mara Malaysia. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa kami untuk belajar dengan mahasiswa dari luar negeri,” kata Ismael Saleh.

Fahmi dan Zulfahim berharap bahwa program pertukaran mahasiswa ini dapat terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang. Mereka berharap bahwa program ini dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa Indonesia dan Malaysia untuk saling mengenal dan belajar satu sama lain.

“Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Pontianak dan Universiti Teknologi Mara Malaysia yang telah memberikan kesempatan ini kepada kami,” kata Fahmi.

Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak (UM Pontianak) memiliki Program Studi Kesehatan Masyarakat (SKM) yang terakreditasi B oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). Program Studi SKM ini memiliki 6 konsentrasi peminatan, yaitu:

  • Kesehatan Lingkungan

Konsentrasi ini mempelajari tentang berbagai aspek kesehatan lingkungan, mulai dari faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan lingkungan, hingga upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan yang sehat. Lulusan konsentrasi ini dapat bekerja sebagai tenaga ahli kesehatan lingkungan di berbagai instansi, seperti dinas kesehatan, perusahaan, dan lembaga swadaya masyarakat.

  • Kesehatan Reproduksi

Konsentrasi ini mempelajari tentang berbagai aspek kesehatan reproduksi, mulai dari kesehatan seksual, hingga kesehatan ibu dan anak. Lulusan konsentrasi ini dapat bekerja sebagai tenaga ahli kesehatan reproduksi di berbagai instansi, seperti dinas kesehatan, rumah sakit, dan lembaga swadaya masyarakat.

  • Pendidikan Kesehatan & Ilmu Perilaku

Konsentrasi ini mempelajari tentang berbagai aspek pendidikan kesehatan dan ilmu perilaku, mulai dari teori-teori pendidikan kesehatan, hingga metode-metode intervensi perilaku. Lulusan konsentrasi ini dapat bekerja sebagai tenaga pendidik kesehatan, peneliti kesehatan, dan konsultan kesehatan perilaku.

  • Epidemiologi Kesehatan

Konsentrasi ini mempelajari tentang berbagai aspek epidemiologi kesehatan, mulai dari definisi, klasifikasi, hingga metode penelitian epidemiologi. Lulusan konsentrasi ini dapat bekerja sebagai tenaga ahli epidemiologi di berbagai instansi, seperti dinas kesehatan, rumah sakit, dan lembaga swadaya masyarakat.

  • Gizi Kesehatan Masyarakat

Konsentrasi ini mempelajari tentang berbagai aspek gizi kesehatan masyarakat, mulai dari kebutuhan gizi, hingga faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi. Lulusan konsentrasi ini dapat bekerja sebagai tenaga ahli gizi di berbagai instansi, seperti dinas kesehatan, rumah sakit, dan lembaga swadaya masyarakat.

  • Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3)

Konsentrasi ini mempelajari tentang berbagai aspek kesehatan dan keselamatan kerja, mulai dari faktor-faktor risiko kerja, hingga upaya-upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Lulusan konsentrasi ini dapat bekerja sebagai tenaga ahli K3 di berbagai instansi, seperti perusahaan, dinas tenaga kerja, dan lembaga swadaya masyarakat.

Program Studi SKM Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak memiliki visi untuk menjadi program studi yang unggul dalam bidang kesehatan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islami. Program studi ini memiliki misi untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan berintegritas dalam bidang kesehatan masyarakat.

Untuk mencapai visi dan misi tersebut, Program Studi SKM Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak memiliki berbagai program kegiatan, antara lain:

  • Kegiatan akademik, seperti perkuliahan, praktikum, dan penelitian.
  • Kegiatan non-akademik, seperti magang, pengabdian masyarakat, dan kegiatan mahasiswa lainnya.

Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak merupakan pilihan yang tepat bagi mahasiswa yang ingin berkarir di bidang kesehatan masyarakat. Program studi ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri di bidang kesehatan masyarakat dengan berbagai fasilitas dan program yang tersedia.

Pendaftaran Calon Mahasiswa Program PMM 4 dan daftar PTM yg juga lolos sebagai PT Penerima Tahun 2023

Assalammualaikum. berikut ini kami kirimkan Panduan Pendaftaran Calon Mahasiswa Program PMM 4 dan daftar PTM yg juga lolos sebagai PT Penerima beserta prodi yg sejenis dengan prodi yang ada kampus kita, sebagai bahan untuk rekomendasi prodi yg dipilih oleh mahasiswa kita pada 3 besar pilihannya. Selain itu, data ini bisa menjadi data untuk berkoordinasi / bekerjasama dengan kaprodi di PTM tersebut untuk saling bertukar mahasiswa nya dgn kita agar saling memenuhi kuota yg disediakan. Sebagai info, minimal 30 mahasiswa yg memilih kita sebagai pilihan 1 atau 2 sehingga kita bisa menjadi PT Penerima. Untuk itu, kami mohon bantuan kaprodi untuk menawarkan / mempromosikan prodi nya masing2 ke jaringan PT / PTMA yg dimiliki. Terima kasih.

Daftar PTM Penerima PMM 4
A. Jawa

  1. UAD (Kuota 60), prodi sejenis kita : hukum, informatika, kesehatan masyarakat, manajemen, PAI, pend. Biologi, PG PAUD, Psikologi, Sistem Informasi,
  2. UM Cirebon (Kuota 100), prodi sejenis kita : Ilmu Hukum, Manajemen, PG PAUD, Pendidikan Kimia, Teknik Informatika
  3. UM Gresik (Kuota 80), prodi sejenis kita : Budidaya Perikanan, Hukum, Kesehatan Masyarakat, Manajemen, PAI, Psikologi, Sistem Informasi, Teknik Informatika
  4. UM Jakarta (kuota 100),prodi sejenis kita :Manajemen, PAI,
  5. UM Magelang (Kuota 50), prodi sejenis kita : Ilmu Hukum, Manajemen, PAI, PAUD, Psikologi, Teknik Informatika
  6. UM Malang (Kuota 125), prodi sejenis kita : Manajemen, PAI
  7. UHAMKA (Kuota 250), prodi sejenis kita : Kesehatan Masyarakat, Manajemen, PAI, Pend. Biologi, PGPAUD, Psikologi, Teknik Informatika, Teknik Mesin
  8. UM Purwokerto (Kuota 200), prodi sejenis kita :Ilmu Hukum, Manajemen, PAI, Pend.Biologi, PGPAUD, Psikologi, Teknik Informatika
  9. UM Purworejo (Kuota 50), prodi sejenis kita : Manajemen, Psikologi, Teknik Informatika
  10. UM Semarang (Kuota 75), prodi sejenis kita : Informatika, Kesehatan Masyarakat, Manajemen, Pend. Kimia, Teknik Mesin
  11. UM Sidoarjo (kuota 200),prodi sejenis kita :Bisnis Digital, Hukum, Informatika, Manajemen, PAI, Psikologi, Teknik Mesin, Pend. IPA
  12. UM Sukabumi (kuota : 50), prodi sejenis kita : Akuakultur, Ilmu Hukum, Pend. Biologi, PGPAUD,
  13. UM Surakarta (Kuota : 80),prodi sejenis kita : Ilmu Hukum, Manajemen, PG PAUD, Teknik Informatika,
  14. UM Tangerang (Kuota : 50), Prodi sejenis kita : Bisnis Digital, Ilmu Hukum, Manajemen, PAI, PGPAUD, Teknik Informatika, Teknik Mesin

B. Sumatera

  1. UM Aceh (kuota 200), prodi sejenis kita : Bisnis Digital, Ilmu Hukum, Kesehatan Masyarakat, Manajemen, PAI, Psikologi, Tadris Biologi
  2. UM Bengkulu (Kuota 100), prodi sejenis kita : Ilmu hukum, Kesehatan Masyarakat, Manajemen, PAI, Pend. Biologi, Sistem Informasi, Teknik Informatika
  3. UM Metro ( Kuota 100), Prodi sejenis kita : Hukum, Manajemen, PAI, Pend. Biologi, PG PAUD, Teknik Mesin
  4. UM Pringsewu Lampung (Kuota 100), prodi sejenis kita : Manajemen, Sistem dan Teknologi Informasi
  5. UM Sumatera Barat (Kuota 75), prodi sejenis kita : Ilmu hukum, manajemen, PAI, Teknik Mesin
  6. UM Sumatera Utara (Kuota 100), Prodi sejenis kita : Hukum, Manajemen, Manajemen Bisnis Syariah, PAI, PG PAUD, Sistem Informasi, Teknik Mesin, Teknologi Informasi

C. Bali-Nusa
Tidak Ada

D. Sulawesi

  1. UM Gorontalo (kuota 200), Prodi sejenis kita : PAI, Psikologi
  2. UM Kendari (Kuota 80)
    Prodi sejenis kita : Ilmu Hukum, Manajemen, Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, PAI, PG PAUD
  3. UM Makasar (Kuota 100), Prodi sejenis kita: Budidaya Perairan, Manajemen, PAI, Pendidikan Biologi
  4. UM Sidenreng Rappang (Kuota 80), Prodi sejenis kita : Bisnis Digital, Ilmu Perikanan

E. Maluku-Papua

  1. UM Sorong (Kuota 100), Prodi Sejenis kita : Ilmu Hukum

Rapat Koordinasi Pimpinan dan Ketua Program Studi AIPTKMMI di Universitas Muhammadiyah Jakarta

Jakarta, 09 November 2023 – Pada hari Kamis, 09 November 2023, pukul 15.00 – 21.00 WIB, telah dilaksanakan rapat koordinasi antara pimpinan dan ketua program studi AIPTKMMI (Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Muhammadiyah Indonesia) di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk membahas strategi kolaboratif dalam bidang pendidikan/pengajaran serta penelitian, baik di tingkat nasional maupun internasional. Para peserta rapat membahas langkah-langkah untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi kesehatan masyarakat yang diwakili oleh berbagai institusi anggota AIPTKMMI.

Hasil yang paling mencolok dari rapat ini adalah kesepakatan untuk mengadakan kolaborasi dalam bidang pendidikan/pengajaran dan penelitian. Kolaborasi ini tidak hanya terfokus pada tingkat nasional, tetapi juga melibatkan kerjasama dengan institusi di luar negeri, khususnya Timor Leste dan Brunei Darussalam.

Dalam bidang pendidikan, para pimpinan dan ketua program studi sepakat untuk meningkatkan standar pengajaran serta memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih baik kepada mahasiswa. Sementara dalam bidang penelitian, fokus akan diberikan pada proyek-proyek berskala nasional dan internasional yang dapat memberikan dampak positif pada masyarakat.

Rapat ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarlembaga pendidikan tinggi kesehatan masyarakat Muhammadiyah di Indonesia, menciptakan terobosan baru dalam pengajaran dan penelitian, serta mendukung visi dan misi AIPTKMMI dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

Universitas Muhammadiyah Jakarta berkomitmen untuk mendukung dan menjadi motor penggerak kolaborasi ini, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi kesehatan masyarakat di Indonesia dan di dunia.

Demikianlah informasi terkait rapat koordinasi AIPTKMMI di Universitas Muhammadiyah Jakarta pada tanggal 09 November 2023. Semoga kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi dunia pendidikan tinggi,

Universitas Muhammadiyah Pontianak Raih Penghargaan Sebagai Sponsorship Pelaksanaan Kegiatan Nasional AIPTKMI-IPHO Tahun 2023

Piagam Penghargaan

Universitas Muhammadiyah Pontianak (UM Pontianak) meraih penghargaan sebagai Sponsorship Pelaksanaan dalam bentuk pengiriman Delegasi Peserta Lomba dalam Kegiatan The 2nd Indonesia Public Health Olympiad (2nd IPHO) Tahun 2023. Kegiatan yang bertema “Shape our mind and boost our curiosity to strive digital public health competencies” ini dilaksanakan secara daring dan luring pada tanggal 20 Juni hingga 25 November 2023.

foto Bersama Seluruh Penerima Penghargaan

Penghargaan tersebut diterima oleh Dedi Alamsyah, S.K.M., M.Kes Epid selaku Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak. Penghargaan ini diserahkan oleh Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI), Prof. Asnawi Abdullah, S.K.M., MHSM, M.Sc.HPPF, DLSHTM, PhD di sela-sela acara penutupan 2nd IPHO di Jakarta.


Dedi Alamsyah mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi AIPTKMI atas dukungan UMP dalam pelaksanaan 2nd IPHO. “Kami sangat bersyukur atas penghargaan ini. Ini merupakan motivasi bagi kami untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi mahasiswa kesehatan masyarakat,” kata Dedi.

Dedi menambahkan, UM Pontianak terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan masyarakat. Salah satu upayanya adalah dengan mengirimkan mahasiswa untuk mengikuti berbagai lomba dan kompetisi. Hal ini diharapkan dapat mengasah kemampuan dan keterampilan mahasiswa, sehingga dapat menjadi lulusan yang siap kerja dan berkompetisi di dunia global.

2nd IPHO merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh AIPTKMI. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi mahasiswa kesehatan masyarakat, serta mendorong pengembangan riset dan inovasi di bidang kesehatan masyarakat.

Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak dan Faculty Of Health Sciences University Technology MARA Shah Alam Malaysia Gelar International Joint Lecture.

Pontianak, 9 November 2023 – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak (UM Pontianak) dan Faculty Of Health Sciences University Technology MARA Shah Alam Malaysia (UiTM Shah Alam) menggelar International Joint Lecture pada Kamis, 9 November 2023. Kegiatan ini dilaksanakan secara Hybrid (daring melalui platform Zoom Meeting.)

Acara ini dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak, Ismael Saleh, SKM, M.Sc. Dalam sambutannya, Ismael Saleh menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kerjasama internasional yang dilakukan oleh KUI UM Pontianak. Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di kedua perguruan tinggi.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kerjasama internasional yang dilakukan oleh KUI UM Pontianak. Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di kedua perguruan tinggi,” ujar Ismael Saleh.

Pada kesempatan ini, hadir dua narasumber dari kedua perguruan tinggi. Narasumber pertama adalah Dr. Muhammad Afiq Zaki, Senior Lecturer dari Faculty Of Health Sciences UiTM Shah Alam. Ia menyampaikan materi dengan tema “The Environmental Impact Assessment and the Way Forward from the Malaysian Approach”.

Narasumber kedua adalah Selviana, S.K.M., M.P.H., Senior Lecturer dari Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak. Ia menyampaikan materi dengan tema “The Overview of Environmental Health Problems in the Riverbank Community”.

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga masyarakat umum. Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini dan mengajukan berbagai pertanyaan kepada narasumber.

Kegiatan ini ditutup dengan pemberian e-sertifikat kepada seluruh peserta. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta terkait isu-isu kesehatan lingkungan.

Benefit International Joint Lecture

Selain mendapatkan materi yang bermanfaat, peserta juga berkesempatan untuk mendapatkan e-sertifikat. E-sertifikat ini dapat digunakan untuk memenuhi persyaratan akademik atau keperluan lainnya.

Selain itu, peserta juga dapat berinteraksi langsung dengan narasumber dan bertanya terkait materi yang dibahas. Hal ini dapat menjadi kesempatan yang baik bagi peserta untuk menambah pengetahuan dan wawasan.

Oleh karena itu, bagi yang belum mengikuti kegiatan ini, dapat menyaksikan melalui Chanel Youtube Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak