PRAKTEK PERENCANAAN MENU SEIMBANG BAGI KADER POSYANDU ANGGREK
BULAN UNTUK PENCEGAHAN STUNTING

Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAD) tahun 2018, proporsi status gizi sangat pendek dan pendek pada balita di Indonesia terdapat 30,8% dan di Kalimantan Barat status gizi pendek dan sangat pendek terjadi penurunan di tahun 2018 terdapat 33,29%. Data Puskesmas Semberang menunjukkan stunting pada balita berada pada angka 45 kasus (18,8%) pada tahun 2018 turun menjadi 31 kasus (13%) di tahun 2019 dan 29 kasus (12%) tahun 2020. Hasil survey mahasiswa dalam kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) kesehatan masyarakat tahun 2022 dengan sasaran 105 rumah tangga yang memiliki balita memperoleh hasil sebanyak 19 balita termasuk kategori pendek (18.1%) dan 9 balita sangat pendek (0.95%). Jika dilihat dari tren yang ada, proporsi stunting mengalami penurunan setiap tahunnya, tetapi dengan proporsi stunting berada di rentang 12- 19% menjadi masalah kesehatan masyarakat yang harus diperhatikan. Hal ini mengingat World Health Organization (WHO) menyatakan dampak yang ditimbulkan dari stunting antara lain perkembangan kognitif atau kecerdasan, motorik, dan verbal berkembang secara tidak optimal, peningkatan risiko obesitas dan penyakit degeneratif lainnya, peningkatan biaya kesehatan, serta peningkatan kejadian kesakitan dan kematian (Kemenkes RI, 2018). Selain itu, anak yang memiliki tingkat kecerdasan yang tidak maksimal akibat stunting pada akhirnya dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan, dan memperlebar ketimpangan di suatu negara (Unicef, 2013).

Salah satu garda terdepan berkaitan dengan permasalahan gizi di Desa Sumber Harapan adalah Kader Posyandu Anggrek Bulan 1. Kader posyandu adalah warga masyarakat yang dilibatkan puskesmas untuk  mengelola posyandu secara sukarela. Mereka merupakan pilar utama dan garis pertahanan terdepan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat karena merekalah yang paling memahami karakteristik masyarakat di wilayahnya. Tugas kader di posyandu adalah 5 meja yaitu pendaftaran, pengukuran tinggi badan dan berat badan, pencatatan, penyuluhan gizi, dan pelayanan kesehatan. Tugas ini penting dalam menentukan bagaimana status gizi bayi balita terutama status tinggi badan menurut umur untuk mendeteksi kejadian stunting serta penyuluhan dan praktek menu seimbang bagi balita (Purbowati, 2019)

Persiapan dilakukan sebelum hari pelaksanaan dilakukan oleh tim pengabdi masyarakat dalam hal ini mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat . Persiapan diantaranya penggandaan hand out pelatihan dan alat tulis yang akan dibagikan kepada kader, memasang spanduk. Selain itu juga mempersiapkan bahan pangan yang digunakan untuk praktek perencanaan menu yaitu ikan dan sayuran (wortel) serta alat masak.
Kegiatan penyuluhan dan praktek menu gizi seimbang ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat melalui program dahsat (dapur higienies dan sehat) yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak. Kegiatan dilaksanakan pada Hari Minggu, 7 Agustus 2022 pukul 07.30 – 12.30 wib di Posyandu Anggrek Bulan Dusun Semberang Desa Sumber Harapan Kabupaten Sambas. Kegiatan diawali dengan melakukan proses registrasi, dimana kegiatan diikuti oleh 18 kader dan 10 ibu balita. Setelah itu dilanjutkan dengan kata sambutan dari tim pengabdi masyarakat serta pembukaan oleh Kepala Desa Sumber Harapan, Ibu Fatmawati, A.md KL. Pada pembukaan kegiatan disampaikan perkenalan tim dan program studi kesehatan masyarakat Universitas Muhammadiyah Pontianak serta tujuan pelaksanaan kegiatan, serta manfaat dari kegiatan pelatihan yang dilaksanakan.

Pembukaan Kegiatan
Peserta Kegiatan
Penyuluhan menu seimbang
Praktek menu seimbang
Evaluasi kegiatan
Penutupan kegiatan

Dari keseluruhan rangkaian kegiatan dalam    program    pengabdian kepada masyarakat ini, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan bahwa salah satu pencegahan stunting dapat dilakukan melalui kegiatan penyuluhan dan praktek menu gizi seimbang bagi kader posyandu. Hasil penyuluhan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan kader mengenai perencanaan menu seimbang. Pada saat pre-test nilai terendah sebesar 20 poin dan meningkat menjadi 60 poin pada saat post-test. Kader juga antusias dalam melakukan praktek pembuatan makanan berbahan pangan lokal.

Program Makanan Sehat Untuk UMKM dan Kader Posyandu Bagi Peserta Workshop di RW.17 dan RW 18 Kelurahan Sungai Jawi Luar Kecamatan Pontianak Barat

Berdasarkan kegiatan Pengalaman belajar lapangan (PBL) 1 yang dilakukan di kelurahan Sungai Jawi Luar, kususnya di RW 17 & RW 18 didapatkan banyak balita yang Gizi Kurang, hal ini dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan orangtua atau pengetahuan yang rendah terhadap informasi tentang gizi kurang. Saran yang di dapatkan mengenai masalah gizi kurang yaitu agar intervensi dalam mengatasi kejadian gizi kurang ini misalnya berupa evaluasi atau pemberian makanan tambahan/PMT. Program kerja yang dilakukan diantaranya Penyuluhan mengenai pembuatan Puding Labu untuk pemberian tambahan makanan (PMT), penyuluhan mengenai pembuatan Fillet Ikan Nila untuk pemberian tambahan makanan (PMT) dan penyuluhan serta pembagian leaflet dan poster tentang faktor-faktor penyebab terjadinya gizi kurang, pemberian makanan pendamping ASI (MP- ASI) yang beragam, sanitasi lingkungan yang baik, cara mencuci tangan yang baik dan benar. Tidak hanya itu, mahasiswa juga melakukan program kerja dengan Penyuluhan tentang Pembuatan Tempat Cuci Tangan dari Botol Bekas dan Cara Cuci Tangan Pakai Sabun Yang Benar, Penyuluhan mengenai cara penanaman TOGA, dan pembuatan Modul Makanan Sehat Untuk UMKM. Kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) 2 Kesmas bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Masyarakat tentang gizi kurang, makanan tambahan untuk balita / PMT, pentingnya menjaga kebersihan, cucitangan, dan Tanaman obat keluarga di pekarangan rumah.

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ada dua macam yaitu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) penyuluhan. Memiliki tujuan yang sama yaitu untuk memenuhi kebutuhan zat gizi yang dibutuhkan oleh balita. PMT pemulihan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan gizi balita sekaligus sebagai pembelajaran bagi ibu dari balita sasaran. PMT pemulihan diberikan dalam bentuk makanan atau bahan makanan lokal. Hanya dikonsumsi oleh balita gizi buruk dan sebagai tambahan makanan sehari-hari bukan sebagai makanan pengganti makanan utama.

Penyuluhan dilakukan di Kelurahan Sungai Jawi Luar (RW 17 dan RW 18) Kecamatan Pontianak Barat dengan sasaran utama yaitu masyarakat RW 17 dan RW 18 Kelurahan Sungai Jawi Luar dengan target sarasan sebanyak 30 peserta di tiap Posyandu. Penyuluhan dan praktik dilakukan pada 3 Posyandu yang ada di RW 17 dan RW 18. Materi penyuluhan yaitu tentang Pemberian Tambahan Makanan (PMT) yaitu pembuatan pudding labu yang kemudian di praktekkan pada masyarakat peserta posyandu.

Pembuatan puding Labu, sosialisasi dan Praktik pemberian PMT

PMT merupakan pemberian makanan tambahan. Biasanya, menu PMT diberikan di setiap jadwal buka Posyandu setiap bulannya.Pemberian PMT sangat penting untuk mencegah masalah kurang gizi di kalangan masyarakat. Sebab, kurang gizi bisa menyebabkan gangguan tumbuh kembang, berat badan kurang, stunting, hingga penurunan kecerdasan anak. Tentu hal itu sangat berpengaruh terhadap kehidupan anak ke depannya.

Penyuluhan dilakukan di Kelurahan Sungai Jawi Luar (RW 17 dan RW 18) Kecamatan Pontianak Barat dengan sasaran utama yaitu masyarakat RW 17 dan RW 18 Kelurahan Sungai Jawi Luar dengan target sarasan sebanyak 30 peserta di tiap Posyandu. Penyuluhan dan praktik dilakukan pada 3 Posyandu yang ada di RW 17 dan RW 18. Materi penyuluhan yaitu tentang Pemberian Tambahan Makanan (PMT) yaitu pembuatan fillet ikan nila yang kemudian di praktekkan pada masyarakat peserta Posyandu.

Pembuatan dan sosialisasi filet ikan nila

Penyuluhan dan praktek pembuatan tempat cuci tangan dari botol bekas dilakukan di Kelurahan Sungai Jawi Luar (RW 17 dan RW 18) Kecamatan Pontianak Barat dengan sasaran utama yaitu masyarakat RW 17 dan RW 18 Kelurahan Sungai Jawi Luar dengan target sarasan sebanyak 30 peserta di tiap Posyandu. Penyuluhan dan praktek dilakukan pada saat workshop, dan praktik cuci tangan pakai sabun dengan benar dilakukan pada 3 Posyandu yang ada di RW 17 dan RW 18. Materi penyuluhan yaitu tentang pembuatan tempat cuci tangan dari botol bekas dan praktik cara cuci tangan pakai sabun yang benar

Pembuatan, sosialisasi dan praktik pembuatan can cuci tangan.

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada hakekatnya adalah tanaman berkhasiat yang ditanam di lahan pekarangan dan dikelola oleh keluarga. Jenis tanaman toga ditanam untuk memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan tradisional yang dapat dibuat sendiri. Pada umumnya, tanaman obat lebih banyak tumbuh sebagai tanaman liar. Akan tetapi, kini tanaman obat banyak ditanam di kebun dan di lahan pekarangan. Tak sedikit masyarakat memanfaatkannya sebagai tanaman toga.

Penyuluhan dan praktek dilakukan di Kelurahan Sungai Jawi Luar (RW 17 dan RW 18) Kecamatan Pontianak Barat dengan sasaran utama yaitu masyarakat RW 17 dan RW 18 Kelurahan Sungai Jawi Luar dengan target sarasan sebanyak 30 peserta di tiap Posyandu. Penyuluhan dan praktek dilakukan pada saat workshop dan 3 Posyandu yang ada di RW 17 dan RW. Materi penyuluhan yaitu tentang cara penanaman TOGA (Serai, Kunyit, dan Temu Kunci).

Penanaman dan Sosialisasi TOGA

Kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi kepada Tokoh Masyarakat (RT, RW) dan Kader Posyandu pada saat workshop. Kemuadian Leaflet dan poster dibagikan kepada masyarakat peserta Posyandu serta diberikan sosialisasi mengenai Gizi Kurang, Cuci Tangan Pakai Sabun, dan Sanitasi oleh Mahasiswa PBL Kelompok 10 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak

Leaflet, Poster dan Sosialisasi

Kegiatan yang dilakukan adalah pembagian Modul Makanan Sehat untuk UMKM oleh Mahasiswa PBL-2 pada saat workshop. Kemuadian dilakukan sosialisasi tentang bahan yang ada pada Modul Makanan Sehat untuk UMKM tersebut. Sasaran utama yaitu perserta Workshop dengan jumlah undangan 16 peserta. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai bahan acuan pembelajaran mengenai program kerja dengan tema Makanan Sehat untuk UMKM bagi peserta Workshop RW 17 dan RW 18 Kelurahan Sungai Jawi Luar Kecamatan Pontianak Barat.

Pembagian modul

Kegiatan workshop dan lokakarya

Acara ini hampir serupa dengan seminar. Jika di seminar biasanya peserta hanya bertugas sebagai pendengar, ketika workshop, para peserta akan dilibatkan secara lebih aktif. Bentuk aktivitas ini bisa bermacam-macam, ada yang dipersiapkan untuk keperluan praktik dan latihan langsung, ada juga yang disediakan dalam bentuk diskusi yang lebih intens. Dari segi skala dan durasi, workshop umumnya terbuka untuk jumlah peserta yang lebih kecil, sehingga kelas bisa dijalankan dengan lebih efektif. Tak jarang juga workshop diselenggarakan hingga berhari-hari lamanya, dengan topik yang lebih spesifik dan sesi praktik yang lebih banyak.

WOW…. PELAYANAN AKADEMIK FIKES VIA WHATSAPP

Berikut ini adalah cara mendapatkan pelayanan akademik dengan aplikasi chat whatsapp. Pelayanan akademik ini dibuat untuk mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak dan Pengunjung website fikes.unmuhpnk.ac.id

Baru – baru ini Fakultas Ilmu Kesehatan meluncurkan produk layanan dengan media sosial Whatsapp yang dilengkapi dengan pesan berbalas otomatis yang di topang dengan link informasi dan halaman dari website resmi fakultas ilmu kesehatan Um Pontianak. Layanan ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa fikes dalam menunjang pembelajaran dan mempermudah dalam menempuh perkuliahan. fikes akan selalu berinovasi dalam berbagai teknologi dalam pelayanan kepada mahasiswa. tidak terhenti disitu saja kedepannya ada produk layanan terbaru yang akan bisa melayani mahasiswa, dosen bahkan civitas akademika fikes um pontianak.

Program ECOBIO (Ecobrik dan Lubang Biopori) sebagai Cikal Bakal pembentukan Bank sampah Desa Pasir Panjang

Desa Pasir Panjang merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Mempawah timur, Kabupaten Mempawah. Desa Pasir Panjang memiliki luas Wilayah 313,33 ha/m2 yang terdiri dari 4 dusun yaitu : Dusun Senambang, Dusun Trajumas, Dusun Pematang Pasir, dan Dusun Pasir mandar. Mahasiswa PBL 2 Universitas Muhammadiyah Pontianak  Tahun 2022 melaksanakan sosialisasi tentang “Program ECOBIO (Ecobrik dan Lubang Biopori) sebagai Cikal Bakal pembentukan Bank sampah Desa Pasir Panjang” . Pengalaman Belajar Lapangan Kesehatan Masyarakat merupakan bagian dari proses pembelajaran bagi mahasiswa semester VI  Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Pontianak. Tujuan dari kegiatan PBL 2 diharapkan mahasiswa mampu mengimplementasikan IPTEKS yang dikuasai untuk mengidentifikasi dan menetapkan masalah kesehatan masyarakat, mencari dan menetapkan penyebab masalah kesehatan di masyarakat, memberikan alternatif pemecahan masalah kesehatan masyarakat serta melakukan intervensi pemecahan masalah kesehatan di masyarakat.

Dengan Mengangkat Kasus Diare Kelompok 5 kegiatan PBL 2 Kesmas  mengusung rancangan Trobosan “Program ECOBIO (Ecobrik dan Lubang Biopori) sebagai Cikal Bakal pembentukan Bank sampah Desa Pasir Panjang.” Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus-1 September 2022.  Peserta dalam kegiatan PBL 2 ini adalah mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, semester VI sebanyak 7 mahasiswa. PBL 2 dilaksanakan pada lingkungan RT/RW yang ditentukan dan telah disepakati oleh  kelompok. Daerah yang menjadi tempat pelaksanaan PBL 2 Kesmas yaitu :

Desa Pasir Panjang, Kec. Mempawah Timur, Kab. Mempawah.

Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kemampuan dan skill calon Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) dalam melakukan diagnosa komunitas (Community Diagnosis), pemecahan masalahan kesehatan (Problem Solving Cycle) serta menyusun Plan of Action (PoA) untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan lingkungan serta stakeholder.

Anggota Kelompok 5 PBL2 Kesehatan Masyarakat ini terdiri dari:

  1. Antania Hanzani Putri (191510058)
  2. Ilawati (191510070)
  3. Titik Kurniawaty (191510061)
  4. Rasmida (191510050)
  5. Tasyah Fittiyani (191510088)
  6. Nurhalimah (191510081)
  7. Bayu Aswara (191510017)

Kegiatan intervensi yang dilakukan kelompok 5 PBL 2 Kesmas meliputi : Musyawarah Mufakat Desa bertema Sosialisasi Program ECOBIO (Ecobrik dan Lubang Biopori) sebagai Cikal Bakal pembentukan Bank sampah Desa Pasir Panjang, . Sosialisasi Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik di SD Negeri 17 Mempawah Timur, Pendataan Sampah Rumah Tangga, Sosialisasi dan Demonstrasi pembuatan lubang biopori, . Sosialisasi dan Demonstrasi pembuatan Ecobrick, Monitoring dan Evaluasi Kegiatan ECOBIO (Ecobrik dan Lubang Biopori) dan Sosialisasi Pemilahan Sampah, Komitmen Desa dengan MoU (Memorandum of Understanding) sebagai bukti keberlanjutan Program. Serta  di bimbing langsung oleh direktur bank sampah Aisyiah desa Sejegi dan bekerja sama dengan PT Indofood CBP Sukses Makmur TBK Wajok.

Penyerahan Plakat kepada Direktur Bank Sampah Sejegi
Kunjungan Ke PT Indofood CBP Sukses Makmur TBK Wajok
Figure 1kegiatan MMD SOSIALISASI PROGRAM AWAL
Figure 2 MMD SOSIALISASI
Hasil kegiatan pembuatan ecobrick.
Proses pencabutan biopori yang telah di tanam selama 14 hari.
Hasil biopori yang ditanam selama 14 hari dan telah menjadi pupuk
kegiatan MoU

Rekor!!! 13 Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat Berhasil Lulus Sarjana dalam waktu hanya 3.5 Tahun/ 7 Semester.

Sudah paham dengan sistem SKS perkuliahan kan? Jadi kami tidak perlu menjelaskan ulang.

Seperti yang diketahui, 1 SKS mewakili 1 jam ajar tatap muka.

Normalnya bila 4 tahun (8 semester) , mahasiswa per semester dibebankan 19 SKS dengan asumsi setiap perkuliahan lulus tanpa kendala, atau mengulang di semester pendek.

Jika ingin 3.5 tahun (7 semester) maka mahasiswa dibebankan sampai dengan 24 SKS untuk mengirit 1 semester.

Dengan perhitungan : 7 semester x 3 SKS lebih per semester = 21 SKS dicicil tiap semester demi mengurangi 1 semester.

Jadi beban kuliah per semester mu bukan berkurang – tapi bertambah.

Good luck, comrade

Selamat Kepada
Mahasiswa/i Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak telah menyelesaikan Studi hanya dengan 7 semester/ 3.5 Tahun. mereka adalah peserta yudisium 1 Tahun Akademik 2021/2022 dan akan Wisuda pada tahun 2022. Berikut daftarnya:

1.NIM : 181510003, RITSNA HAYATI
Peminatan Kesehatan Lingkungan
Judul Skripsi : Analisis fisik rumah dan perilaku penderita tuberkulosis paru diwilayah kerja puskesmas kedondong kabupaten ketapang,
Pembimbing 1 Selviana, S.K.M., M.PH
Pembimbing, 2 Ismael Saleh, S.K.M., M.Sc

2.NIM : 181510016 MUHAMMAD FASYA TISNAWAN
Peminatan Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Prilaku (PKIP)
Judul Skripsi : Knowledge,attitudes,self-efficacy of children about prevention of sexual violence against children
Pembimbing 1 Dr. Linda Suwarni, S.K.M., M.Kes
Pembimbing 2 Selviana, S.K.M., M.PH

3.NIM : 181510026 SELPI YULISTIA PUTRI
Peminatan Pendidikan Kesehatan & Ilmu Prilaku (PKIP)
Judul Skripsi : Efektivitas Media Kie Audio Visual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Inisiasi Menyusu Dini Dan Asi Eksklusif Dalam Upaya Pencegahan Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Selimbau
Pembimbing 1 Dr. Linda Suwarni, S.K.M., M.Kes
Pembimbing 2 Abduh Ridha, S.K.M., M.PH

4.NIM : 181510042 KAREN WINA ANDARA
Peminatan Gizi Kesehatan Masyarakat
Judul Skripsi : Determinan Stunting Balita Usia 24-59 Bulan Di Kawasan Pinggir Sungai Kapuas Kota Pontianak
Pembimbing 1 Marlenywati, S.Si., M.KM
Pembimbing 2 Selviana, S.K.M., M.PH

5.NIM : 181510050 TRIANTI OKTAVIANI MAULANA
Peminatan Epidemiologi Kesehatan
Judul Skripsi : Hubungan higiene sanitasi dan jumlah bakteri coliform pada minuman es jeruk peras yang dijual pedagang kaki lima di kota ketapang
Pembimbing 1 Dedi Alamsyah, S.K.M., M.Kes Epid
Pembimbing 2 Selviana, S.K.M., M.PH

6.NIM : 181510067 RISKA AUDIA MEILIANI
Peminatan Keselamatan & Kesehatan Kerja
Judul Skripsi : Analisis Risiko Keluhan Muskuloskeletal Disorders (MSDs) Pada Pekerja Industri Rumah Tangga Pembuatan Amplang Obic
Pembimbing 1 Iskandar Arfan, S.K.M., M.Kes Epid
Pembimbing 2 Dr. Linda Suwarni, S.K.M., M.Kes

7.NIM : 181510075 LULU GESTI GUNAWATI
Peminatan Epidemiologi Kesehatan
Judul Skripsi : Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi Pada Penerima Vaksin Booster Moderna Di Kota Pontianak
Pembimbing 1 Ismael Saleh, S.K.M., M.Sc
Pembimbing 2 Dr. Linda Suwarni, S.K.M., M.Kes

8.NIM : 181510084 SOVIE NAUTICA ANGELA
Peminatan Keselamatan & Kesehatan Kerja
Judul Skripsi : Hubungan Unsafe Action dengan Kecelakaan Kerja pada Pekerja Bongkar Muat di Area PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Pontianak
Pembimbing 1 Elly Trisnawati, S.K.M., M.Sc
Pembimbing 2 Dedi Alamsyah, S.K.M., M.Kes Epid

9.NIM : 181510089 NANDA PUTRI ADHISTY
Peminatan Keselamatan & Kesehatan Kerja
Judul Skripsi : Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proses Bongkar Muat Di PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Pontianak
Pembimbing 1 Dedi Alamsyah, S.K.M., M.Kes Epid
Pembimbing 2 Elly Trisnawati, S.K.M., M.Sc

10.NIM : 181510097 FAHRIZI ATHALA KURNIAWAN
Peminatan Kesehatan Reproduksi
Judul Skripsi : Pendampingan Komunitas Genre Perbatasan Melalu Home To Share
Pembimbing 1 Dr. Linda Suwarni, S.K.M., M.Kes
Pembimbing 2 Elly Trisnawati, S.K.M., M.Sc

11.NIM : 181510113 LINDA SETIAWATI
Peminatan Kesehatan Reproduksi
Judul Skripsi : Emotional Freedom Technique (EFT) Sebagai Terapi Alternatif Mengatasi Kecemasan dan Mempercepat Kesembuhan Pasien Covid-19
Pembimbing 1 Dr. Linda Suwarni, S.K.M., M.Kes
Pembimbing 2 Dr.Drs. H.Mardjan.M.Kes

12.NIM : 181510143 MAHENDRA
Peminatan Keselamatan & Kesehatan Kerja
Judul Skripsi : Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Musculoskeletal Disorders (Msds) Pada Sopir Bus Damri Antar Kota Di Kota Pontianak
Pembimbing 1 Otik Widyastutik, S.K.M., MA
Pembimbing 2 Dedi Alamsyah, S.K.M., M.Kes Epid

13.NIM : 181510157 CRISDIANSYAH
Peminatan Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Prilaku (PKIP)
Judul Skripsi : Pengalaman Orang Tua Sebagai Prediktor Pengetahuan, Sikap, Self Efficacy Orang Tua Dalam Eduasi Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak
Pembimbing 1 Dr. Linda Suwarni, S.K.M., M.Kes
Pembimbing 2 Selviana, S.K.M., M.PH

Hari Keterampilan Pemuda Sedunia

In celebration of World Youth Skills Day 2022 👬👭👫🧍🏾‍♂️🧍🏻‍♀️, Iloilo Science and Technology University – 📚UNEVOC Visayas Center, Phillipines, would like to invite everyone, our partners, to join the competitions. In these events, we’ll showcase new technical solutions for our world and help you participate in the development of your own ideas.

🛎 Intraschool Skills Competitions
🎶 Music Video Contest
📸 Skills in Action Photo Contest
🧸 Toy Making Contest

🌍 International Skills Competitions
🎥 Short Promotional Video Contest
🌇 Digital Poster Making Contest

Registration is FREE 💯. Winners will receive CASH 💰💰💰💰PRIZES!!!

📝 Register now at https://bit.ly/WYSD2022Register

📩 Submit your entry on or before 🗓 August 15, 2022, 11:59 PM at https://bit.ly/WYSD2022Competitions

📱 Contact Person:
🙎🏻‍♂️ Francis Fritz B. Esportono
📧 fritz.esportono@isatu.edu.ph
📲 WhatsApp: +639173285696

Organized by:
⭐️ Iloilo Science and Technology University
⭐️ UNEVOC Visayas Center, Philippines



Pendaftaran dan Seleksi Mahasiswa Peserta Program dibuka pada tanggal 01-25 Juli 2022.

Welcome to Komunitas Wirausaha Merdeka!

Komunitas Wirausaha Merdeka merupakan sarana berbagi semangat positif untuk menunjang cita-cita kita bersama menjadi Wirausaha yang Tumbuh, Tangguh, dan Teguh 😉

Berikut informasi terbaru berkaitan dengan Wirausaha Merdeka.

  • Mahasiswa sudah bisa mendaftar dan membuat akun di platform wirausahamerdeka.id
  • Saat ini sedang dilakukan review kepada Perguruan Tinggi Pelaksana Program. Proses pemilihan Peguruan Tinggi oleh mahasiswa dapat dilakukan pada pertengahan Juli 2022.
  • Yuk ikuti diskusi dan belajar wirausaha bersama dengan praktisi di kegiatan Sarasehan Komunitas Wirausaha Merdeka setiap hari Sabtu pukul 16.00 WIB

Pertanyaan terkait teknis dapat disampaikan kepada Whatsapp Support WIMA di nomor :
081391055886
atau klik https://wa.me/6281391055886
Bagi mahasiswa yg ingin mengembangkan bakat dan minat di bidang wirausaha melalui coaching oleh tim wirausaha mendikbud bekerja sama dengan PT yg ditunjuk dipersilahkan untuk mendaftar melalui link di atas. Keterlibatan mahasiswa dalam program wirausaha merdeka akan menunjang IKU Perguruan Tinggi Nomor 2 .Trmksh